HomeLayananDaftar
Register for Free
 
Signup for a free account
Create a FREE Profile
Find your connections online
BeritaKisah SuksesArtikel
QuickSearch
Saya :
Mencari :
Umur : sampai
Negara:
dengan Photo      
UserLogin
Username: 

Password: 

  Daftar
Berita
Back  
Mengetahui Hukum Perjodohan Dalam Agama Islam
Mar 16, 2017

    Pada zaman dahulu banyak pemuda dan gadis yang menikah karena perjodohan dan pada akhirnya mereka memiliki rumah tangga yang bahagia dan harmonis. Akan tetapi dibalik itu tak jarang pula perjodohan menimbulkan masalah baru dalam berumah tangga karena adanya rasa kurang cocok dan rasa paksaan. Hal ini tentu saja dapat berdampak buruk bagi keluarga maupun anak-anak dalam rumah tangga tersebut. Oleh karena itu sebelum melakukan perjodohan sebaiknya ketahui benar mengenai hukum perjodohan dalam Islam.

    Sebetulnya hukum perjodohan dalam Islam tidak ada ketentuan yang melarang ataupun mengharuskan perjodohan. Islam hanya memberikan penekanan bahwa sebaiknya seorang muslim atau muslimah hendaknya mencari suami atau istri yang memiliki agama yang baik dan  berakhlak mulia. Sebelum menyetujui sebuah perjodohan menurut hukum perjodohan dalam Islam sebaiknya orangtua tetap harus meminta persetujuan dari anak tersebut.

    Perjodohan sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Bahkan Rasulullah SAW juga pernah mengalami perjodohan dengan Aisyah ra. Pada saat itu Aisyah masih usia 6 tahun lalu oleh Ayahnya ia dinikahkan dengan Rasulullah saw, dan pada usia 9 tahan, Aisyah ra mulai tinggal bersama Rasulullah SAW.

    Perjodohan yang dilakukan oleh orangtua kepada anaknya sebetulnya merupakan salah satu jalan untuk menikahkan sang anak dengan seseorang yang dianggap cocok dan tepat. Akan tetapi pada kenyataannya, tak semua pilihan orangtua akan sama dan cocok dengan anak. Oleh karena itu, jika orangtua akan merencanakan sebuah perjodohan maka hukum perjodohan dalam Islam menurut sebaiknya meminta persetujuan dan izin dari anak. Hal ini bertujuan agar pernikahan sang anak dengan pasangannya dapat berjalan tanpa paksaan.

    Selain itu perlu diketahui pula, hukum perjodohan dalam Islam  dan pernikahan terdapat beberapa syarat uang harus dipenuhi salah satunya adalah kerelaan calon istri untuk menikah. Sangat wajib bagi wali nikah untuk bertanya pada calon mempelai wanita mengenai kesediaannya untuk menikah sebelum berlangsungnya akad nikah atau ijab qabul. Orangtua juga tak boleh memaksakan kehendaknya agar anak menerima perjodohan tersebut.

    Orang tua sebaiknya memahami kondisi psikologis anak serta memahami harapan anak mengenai jodohnya. Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa hukum perjodohan dalam Islam sebetulnya boleh-boleh saja asalkan tetap memperhatikan hak-hak anak serta tidak melepas peran orang tua di dalamnya.







Cari Jodoh Muslim
Cari Jodoh
Site Blog
My Self
Jul 18, 2013

Berita
Seberapa Relakah Seorang Wanita Bersedia Dipoligami
Oct 01, 2017

    Wanita dipoligami - Bagi seorang wanita, menjalani biduk rumah tangga dengan adanya poligami tentu bukan hal yang mudah. Dimana seorang istri harus rela membagi kasih... selanjutnya

Hukum Menikah Tanpa Wali
Jul 30, 2017

    Pernikahan adalah suatu  hal  yang sangat sakral. Pernikahan merupakan suatu wujud dan bentuk kongkrit keimanan dalam diri kita kepada Allah SWT. Separuh ibadah wanita untuk... selanjutnya

Semua Berita